Maka Nikmat Apalagi yang Kau Dustakan?

      Ahad, 24 Maret 2013, adalah hari yang patut saya ingat karena saya mendapatkan pengalaman baru. yak, jalan-jalan dengan orang asing, seumuran (dan Ikemen). sebenarnya bukan ini yang ingin saya bahas, hanya saja saya sangat ingin menunjukkan rasa bahagia saya di sini. Setiap orang berhak dong ya untuk berbahagia, iya kan?
      Mungkin tulisan ini bisa memberikan inspirasi untuk para pembaca (gak yakin juga sih.)
Yang ingin saya bahas sebenarnya adalah rasa bersyukur atas segala apa yang telah Ia berikan untuk hamba-Nya, khususnya saya (berhubung ini adalah tentang saya). Biarlah saya sedikit menyatakan hal yang patut saya syukuri.

      Mendapatkan kesempatan untuk belajar di dua universitas yang berbeda, dari segala aspek!
Yang kenal atau yang suka kepoin saya mungkin sudah tahu kalau saya dulu kuliah di rumah semut yang berada di bumi siliwangi dan sekarang belajar sastra di pajajaran. Banyak sekali perbedaan dari segala aspek, terutama lingkungan bergaul dan suasana belajar. Mengapa saya harus bersyukur bisa mendapatkan kesempatan belajar di dua tempat ini? 1. saya bisa menemukan banyak kenalan dan teman, baik di bumsil maupun pajajaran.
2. bisa belajar beragam kenyataan hidup (ceileh).
3. Mendapatkan pengalaman hidup yang memiliki beragam kesan. Dari sebal, sedih, kecewa, senang, gembira, dan lain-lain.
4. Mensyukuri bahwa saya bisa menjadi bagian dari 30 orang yang mengalahkan >1000 orang yang ingin masuk ke rumah semut di bumsil. (jujur saja, saat mengetahui fakta ini, saya langsung bersyukur dalam hati) dan masih bisa lolos SNMPTN 2012 di tengah kesibukan kegiatan perkuliahan di kampus bumsil.
5. Kalau kau bertanya pada saya enak kuliah di mana, maka saya akan menjawab dua-duanya enak karena tiap tempat mempunyai karakteristik yang unik. Di bumsil, saya mendapatkan ilmu agama, lebih memahami perasaan orang, teman, belajar untuk menangani tugas yang menumpuk segunung, dan kakak tingkat yang asyik untuk diajak berbicara, baik hal yang serius maupun santai. Di pajajaran, saya mendapatkan lebih banyak kesempatan untuk belajar membuka diri, meraih mimpi, mengasah bakat, mengatur waktu, dan mendapatkan teman dari luar negeri dan sesuai dengan keinginan saya, dari Jepang!
6. Tiap tempat memiliki kenangan yang akan sulit untuk dilupakan.

Maka nikmat apalagi yang kamu dustakan? (Q. S. Ar-Rahman)

Ayat Al-Qur’an yang benar-benar menusuk hati. Mari kita belajar untuk selalu bersyukur pada-Nya!

sekian

Posted from WordPress for Android

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.