Braga Permai: edisi sarapan

Bosan sarapan yang gitu gitu aja? Ingin sarapan ala barat di Bandung tapi ga bikin kantong jebol terlalu dalam? Pernahkah kepikiran untuk mencoba sarapan di restoran legendaris yang sudah ada sejak masa penjajahan, Braga Permai? sudah cukup lama sejak terakhir saya ke Braga Permai, si restoran favorit saya. Pokoknya sudah lama sekali 😂 alasannya:

1. Susah parkir

2. Mahal

Tapi kenapa tiba-tiba ke sini lagi?

Hal ini berawal dari ibu yang diajak sama temannya untuk sarapan di Braga Permai. Saya yang heboh karena tahu kalau makanan di sana harganya lumayan dan porsinya banyak betul. (Tepatnya, saya yang suka karena makanan di sana banyak yang aneh). Nah kebetulan adik saya baru ulang tahun dan niatan awal untuk bisa sarapan all you can eat gagal karena hotel buat tempat nginapnya penuh, dan belom makan makan jadinya….. ibu ngajak ke sana.

Saya datang sekitar pukul 07.30an? 08.00? dan restorannya sudah ramai sangat. Apalagi yang area luarnya. Ibu saya memang bilang kalau banyak yang suka sarapan di sana karena harganya ga mahal-mahal amat (per orang tidak lebih dari 50.000 buat makannya), apalagi kalau dibandingkan dengan main course-nya hue jauh sekali.

Di braga permai ini kalau kita mau pesan minum bisa, tapi kita juga bisa milih buat ga bayar aka gratis karena ada fasilitas free flow buat air putih, susu, teh, dan kopi. Bebas ngambilnya (karena saya ga ditegur juga ngambil air putih bolak balik 😅)

Kali ini saya pilih menu Ciabatta

Rasanya enak, rotinya lebih padat daripada roti yang dipakai buat sandwich. Tetep porsinya gak bisa diremehkan karena saya ternyata KENYANG makan ini doang. Gak tau ya apakah ini kebiasaan mereka atau gimana, penambahan keripik kentangnya justru malah membuat saya makin kenyang. Udah gitu, saya yang lebih doyan rasa agak hambar senang dengan rasa ciabattanya, tapi keripiknya keasinan buat sayah. Kalo ga seasin itu saya bisa menghabiskan semuanya ha ha. sedihnya lagi, menu ini paling terakhir datengnya di antara pesanan yang lain. Lupa kali y HEUHEU

NAH

Asyiknya makan di sini adalah, kalau beli menu Indonesia (paket nasi soto atau nasi komplit) kita bisa dapat gratis dessert berupa Poffertjess atau Pisang Goreng Kampung. Kebetulan ada yang pesan kedua paket itu jadi bisa dapat semua dessertnya ha ha

Poffertjes, tapi tinggal dikit
Pisang Goreng

Buat yang belum tahu, Poffertjes itu kue khas belanda. Kalau ga kebayang, gampangnya adalah…. kue pancake tapi dibentuk bulat kayak takoyaki jadi tengahnya ga padat-padat amat. (Terus kayaknya kalau pakai saus maple enaknya mantul huhu). Pertama kali coba poffertjes memang seperti itu tapi pas hari itu ke sana, malah kayak takoyaki full isi gitu. Makanya kaget juga. Tapi ya enak. Braga permai gitu 😀

Waktu itu kami makan ber7, dan totalnya tidak lebih dari Rp300.000 😀 yaa. Gak mahal-mahal amat, standar kali ya kalau buat sekarang(apalagi kalau dibandingkan dengan harga makanan utamanya yang super :”D)

Oke sekian dulu~

2 thoughts on “Braga Permai: edisi sarapan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.